Wednesday, 19 November 2008
Hening Cipta
tapi izinkan saya berbagi pengetahuan. ..
1. Makanan dan minuman yang paling sehat, bukanlah makanan dan minuman yang mahal dan enak, tetapi makanan yang bisa berbagi dengan mereka yang tak punya, yang terdiam dalam lapar, dan dahaga dalam haus.
2. Make up terbaik bukanlah make up mahal dari salon ternama, tapi make up yang bisa membuat kita tersenyum tulus pada sesama
3. Tugas terberat bukanlah tugas lembur sampai pagi dan mempertaruhkan nyawa, tapi belajar dan belajar untuk mengendalikan nafsu yang dimiliki, terlebih manakala kita dimarahi dan di-dzolimi tanpa sebab yang jelas
4. Pakaian yang menarik bukanlah pakaian yang bermerk terkenal, tapi
pakaian yang bisa kita berikan pada mereka yang menggigil kedinginan, dan penuh keterbatasan
5. Sepatu terbaik bukanlah sepatu dari negara maju, tapi sepatu yg bisa
menjadi alas kaki bagi kaum papa tak berdaya, bagi anak - anak miskin yang ingin sekolah, bagi mereka yang kepanasan karena aspal jalanan
6. Rumah terbagus bukanlah rumah mewah dan megah, tapi rumah yang senantiasa dihiasi oleh kalimah - kalimah thoyibah, serta menjadi pelindung bagi kaum miskin dan yatim yang sangat membutuhkan tempat tuk berteduh
7. Kendaraan terbaik bukan kendaraan keluaran terbaru, tapi kendaraan yang senantiasa mendekatkan kita tuk berbuat kebaikan, kendaraan yang bisa mengantarkan kita ke tempat - tempat ibadah menuju ridlo-Nya
8. Kepandaian yang terbaik bukanlah pengetahuan luas tanpa batas, tapi
pengetahuan yang bisa dibagi untuk mereka yang memerlukannya, dan bisa memberi secercah harapan dalam meraih masa depan yang mereka impikan
9. Wajah yang tercantik/ tampan bukanlah wajah putih mulus tanpa jerawat, tetapi wajah yang senantiasa berhiaskan air mata tobat manakala berbuat salah, dan wajah - wajah ikhlas dalam menerima segala ketentuan-Nya
10. Bibir terindah bukanlah bibir merah bak buah delima yang merekah, tapi bibir yang senantiasa basah menyebut asma-Nya, meng-agungkan kebesaran-Nya, dan bibir yang senantiasa menghindarkan diri dari dusta dan menyakitkan orang lain
11. Mata yang paling menarik bukanlah mata hitam, hijau atau biru, tetapi
mata yang senantiasa tersentuh ketika melihat penderitaan dan kesulitan orang lain, dan segera berbuat sesuai kemampuan yang dimiliki.
Semoga bisa memberi manfaat yang bisa direnungkan
Sekaligus menjadi renungan yang bermanfaat. Amin
Thursday, 9 October 2008
TURBULENSI RASA
Bahkan pada siapa Aq berharap Aq pun sudah lupa.
Ahh, rasa Q ini benar-benar jadi hampa...!
Telah coba Q daki lembah hatinya
Tak hanya peluh di tubuh tapi juga air mata mengiringi,
Namun itu tak membuatnya bergeming.
Ia tetap diam...
Telah Q telusuri lorong batinnya,
Bukan hanya bergulat resah bahkan Aq pun pernah bersimbah darah,
Tapi itu tak menjadikannya luluh.
Ia masih saja bungkam...
Hatinya tak lagi bisa Q tatap jelas,
Terlalu dalam...
Sama seperti jurang curam di tengah lembah pekat.
Sama sekali tak terlihat.
Sudah Q tapaki jalan nafasnya,
Sudah Q susuri pelataran jiwanya..
Sudah pula Q jelajahi ruang hidupnya,
Dan akhirnya yang ada hanyalah kata ,”Sudah!,
Sudahi saja semuanya...karena kini dia sudah tak ada!”
Wednesday, 8 October 2008
Untuk Malam yang Merindukan Rembulan
Wednesday, 24 September 2008
Fiqh I’tikaf
Sedangkan definisinya menurut para fuqaha adalah : Menetap di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah.[2]
Atau:
Menetap di masjid untuk taat dan melaksanakan ibadah kepada Allah saja, serta meninggalkan berbagai kesibukan dunia.[3]
Hukum dan Dalil Disyariatkannya I’tikaf
Hukumnya sunnah, dan sunnah muakkadah di sepuluh hari terakhir Ramadhan.[4] I’tikaf menjadi wajib jika seseorang telah bernadzar untuk melakukannya.
Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud”. (Al-Baqarah (2): 125).Dari Abu Hurairah ra ia berkata: Nabi Muhammad saw selalu i’tikaf setiap bulan Ramadhan selama sepuluh hari. Dan pada tahun wafatnya, beliau i’tikaf selama dua puluh hari. (HR. Bukhari).
Aisyah ra berkata: Rasulullah saw melakukan i’tikaf di sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan) sampai Allah mewafatkan beliau. Kemudian para istrinya melakukan i’tikaf sepeninggal beliau. (HR. Bukhari dan Muslim)
Para ulama sepakat bahwa i’tikaf seorang istri harus seizin suaminya.
Tujuan dan Manfaat I’tikaf
Ibnul Qayyim menyebutkan bahwa tujuan disyariatkannya i’tikaf adalah agar hati terfokus kepada Allah saja, terputus dari berbagai kesibukan kepada selain-Nya, sehingga yang mendominasi hati hanyalah cinta kepada Allah, berdzikir kepada-Nya, semangat menggapai kemuliaan ukhrawi dan ketenangan hati sepenuhnya hanya bersama Allah swt. Tentunya tujuan ini akan lebih mudah dicapai ketika seorang hamba melakukannya dalam keadaan berpuasa, oleh karena itu i’tikaf sangat dianjurkan pada bulan Ramadhan khususnya di sepuluh hari terakhir.[5]
Adapun manfaat i’tikaf di antaranya adalah:
- Terbiasa melakukan shalat lima waktu berjamaah tepat waktu.
- Terlatih meninggalkan kesibukan dunia demi memenuhi panggilan Allah.
- Terlatih untuk meninggalkan kesenangan jasmani sehingga hati bertambah khusyu’ dalam beribadah kepada Allah swt.
- Terbiasa meluangkan waktu untuk berdoa, membaca Al-Quran, berdzikir, qiyamullail, dan ibadah lainnya dengan kualitas dan kuantitas yang baik.
- Terlatih meninggalkan hal-hal yang tidak berguna bagi penghambaannya kepada Allah swt.
- Memperbesar kemungkinan meraih lailatul qadar.
- Waktu i’tikaf adalah waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah dan bertaubat kepada Allah swt.
Rukun I’tikaf
Rukun i’tikaf ada empat[6] :
- Mu’takif (orang yang beri’tikaf)
- Menetap. Tidak ada batasan minimal yang disebutkan oleh Al-Quran maupun Hadits tentang lamanya menetap di masjid. Namun untuk i’tikaf sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan waktu i’tikaf yang ideal dimulai pada saat maghrib malam ke-21 sampai maghrib malam takbiran.
- Tempat i’tikaf
- Syarat yang terkait dengan mu’takif : beragama Islam, berakal sehat, mampu membedakan perbuatan baik dan buruk (mumayyiz), suci dari hadats besar (tidak junub, haid, atau nifas).
- Syarat yang terkait dengan tempat i’tikaf : masjid yang dilakukan shalat Jumat dan shalat berjamaah lima waktu di dalamnya agar mu’takif tidak keluar dari tempat i’tikafnya untuk keperluan tersebut.
Yang Membatalkan I’tikaf
- Kehilangan salah satu syarat i’tikaf yang terkait dengan mu’takif.
- Berhubungan suami istri sebagaimana firman Allah swt: Janganlah kamu campuri mereka (istri-istrimu) itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid. (Al-Baqarah (2): 187)
- Keluar dengan seluruh badan dari tempat i’tikaf, kecuali untuk memenuhi hajat (makan, minum, dan buang air jika tidak dapat dilakukan di lingkungan masjid).
Mengeluarkan sebagian anggota badan dari tempat i’tikaf tidak membatalkan i’tikaf sesuai dengan ungkapan ‘Aisyah ra:
Nabi Muhammad saw mengeluarkan kepalanya dari masjid (ke ruangan rumahnya) saat beliau i’tikaf lalu aku mencucinya sedang aku dalam keadaan haid. (HR. Bukhari).
Adab atau hal yang harus diperhatikan oleh Mu’takif
- Selalu menghadirkan keagungan Allah di dalam hati sehingga niatnya terus terjaga.
- Menyibukkan diri dengan amal yang dapat mencapai tujuan i’tikaf.
- Bersahaja dan tidak berlebihan dalam melakukan perbuatan mubah seperti makan, minum, berbicara, tidur dan hal-hal lain yang biasa dilakukan di luar masjid.
- Menjauhi amal perbuatan yang dapat merusak tujuan i’tikaf seperti pembicaraan tentang materi (jual beli, kekayaan dan lain-lain).
- Memelihara kebersihan diri dan tempat i’tikaf serta menjaga ketertiban dan keteraturan dalam segala hal.
- Tidak melalaikan kewajiban yang tidak dapat ditunda pelaksanaannya, seperti nafkah untuk keluarga, menolong orang yang terancam keselamatannya, dan lain-lain. Wallahu’alam
Tuesday, 23 September 2008
Kewajiban Mengikuti Sunnah
1. Orang yang berpegangan kepada sunahku pada saat umatku dilanda kerusakan maka pahalanya seperti seorang syahid. (HR. Ath-Thabrani)
2. Barangsiapa dikaruniai Allah kenikmatan hendaklah dia bertahmid (memuji) kepada Allah, dan barangsiapa merasa diperlambat rezekinya hendaklah dia beristighfar kepada Allah. Barangsiapa dilanda kesusahan dalam suatu masalah hendaklah mengucapkan "Laa haula walaa quwwata illaa illaahil'aliyyil'adzhim." (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung)" (HR. Al-Baihaqi dan Ar-Rabii')
3. Orang yang cerdik ialah orang yang dapat menaklukkan nafsunya dan beramal untuk bekal sesudah wafat. Orang yang lemah ialah yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan muluk terhadap Allah. (HR. Abu Dawud)
4. Angin adalah dari kebaikan Allah yang membawa rahmat dan azab, maka janganlah kamu mencaci-makinya. Mohonlah kepada Allah limpahan kebaikannya dan berlindunglah kepada Allah dari keburukannya. (HR. Bukhari)
5. Rasulullah Saw melarang bernazar dengan sabdanya : "Sesungguhnya itu (nazar) tidak dapat menolak sedikitpun dari takdir dan hanya penarikan uang dari orang bakhil." (HR. Bukhari)
6. Anas Ra berkata,"Kami bertanya kepada Rasulullah Saw, "Bila berjumpa sahabat (saudara seiman) apakah kita Baling membungkuk?" Nabi Saw menjawab, "Tidak usah." Kami bertanya lagi, "Apakah berpelukan satu sama lain?" Nabi menjawab, "Tidak, tetapi cukup dengan Baling bersalaman." (HR. Ibnu Majah)
7. Rasulullah Saw melarang kami mengenakan pakaian dari sutera, memakai cincin emas dan minum dengan tempat yang biasa dipakai untuk minum arak (seperti kendi). (HR. An-Nasaa'i) Keterangan:
Khusus untuk kaum wanita (muslimah) diperkenankan untuk menggunakan perhiasan dari emas dan perak, serta memakai pakaian sutera dan pakaian yang dibordir dengan sutera (yang terdapat suteranya), namun hal tersebut diharamkan untuk kaum pria (muslimin). Khusus untuk kaum pria yang mempunyai penyakit gatal-gatal (penyakit exim) yang umumnya sering menggaruk-garuk pada kulit yang gatal tersebut, maka menggunakan pakaian sutera diperbolehkan untuk mereka. Hal tersebut pernah dialami oleh Zubair dan Abdurrahman bin 'Auf, dan Rasulullah pun mengizinkannya.
8. Sebaik-baik urusan adalah yang pertengahannya (yang adil atau tidak berlebih-lebihan). (HR. Al-Baihaqi)
9. Allah tidak menyukai pria yang bersuara keras (tinggi), tetapi Allah suka kepada yang bersuara lembut. (HR. Al-Baihaqi)
10. Sesungguhnya Allah Ta'ala indah dan suka kepada keindahan. Allah suka melihat tanda-tanda kenikmatannya pada diri hambaNya, membenci kemelaratan dan yang berlagak melarat. (HR. Muslim)
11. Bersenda-guraulah dan bermain-mainlah. Sesungguhnya aku tidak suka kalau terjadi kekerasan dalam agamamu. (HR. Al-Baihaqi)
12. Laksanakan urusan-urusanmu dengan dirahasiakan. Sesungguhnya banyak orang menaruh dengki kepada orang yang memperoleh kenikmatan. (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
13. "Hiburlah hatimu pada saat-saat tertentu." (maksudnya, adalah hiburan yang tidak melanggar norma agama dan akhlak). (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
14. Tidak kecewa orang yang istikharah (memohon pilihan yang lebih baik dari Allah), tidak menyesal orang yang bermusyawarah dan tidak akan melarat orang yang hidup hemat. (Ath-Thabrani).
15. Orang yang paling dekat dengan Allah ialah yang memulai memberi salam. (Abu Dawud)
16. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya. Kamu tidak dapat masuk surga kecuali harus beriman dan tidak beriman kecuali harus saling menyayangi. Maukah aku tunjukkan sesuatu bila kamu lakukan niscaya kamu saling berkasih sayang? Sebarkan salam di antara kamu. (HR. Muslim)
17. Janganlah kamu berbaring dan meletakkan kaki yang satu di atas yang satu lagi. (HR. Muslim)
18. Rasulullah Saw bila menerima berita yang menggembirakan, beliau sujud syukur kepada Allah 'Azza wajalla. (HR. Al Hakim)
19. Demi Allah, aku ini orang yang paling takut kepada Allah dan paling bertakwa kepada-Nya. Tetapi aku berpuasa dan berbuka, aku shalat dan tidur, dan aku mengawini wanita- wanita. Barangsiapa mengabaikan sunnahku maka dia bukan dari golonganku. (Mutafaq'alaih)
20. Jangan membiarkan api tetap menyala di rumahmu selama kamu tidur. (HR. Bukhari)
21. Sesungguhnya Assalaam nama dari nama-nama Allah Ta'ala diletakkan di bumi, maka sebarkanlan ucapan "Assalaam" di antara kamu. (HR. Bukhari)
22. Rasulullah Saw melarang orang makan atau minum sambil berdiri. (HR. Muslim)
23. Sesungguhnya Allah Tunggal (Esa) dan suka kepada yang ganjil (bilangan yang tidak genap). (HR. Tirmidzi).
24. Pakaian untukmu yang terbaik ialah yang berwarna putih, maka pakailah dan juga untuk mengkafani mayit-mayitmu. (Ath-Thahawi)
25. Rasulullah Saw apabila bersin, beliau menutup wajahnya dengan tangan atau dengan bajunya dan mengecilkan (merendahkan) suaranya. (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
26. Sesungguhnya Allah pemalu dan suka merahasiakan. jika kamu akan mandi hendaklah menutupinya (bertabir) dengan sesuatu. (Abu Dawud)
27. Rasulullah Saw menyukai mendahulukan yang kanan dalam segala hal, meskipun waktu berjalan dan ketika memakai sandal. (HR. Ibnu Hibban)
28. Perlahan-lahan dalam segala hal adalah baik, kecuali dalam amalan untuk akhirat. (HR. Abu Dawud dan Al Hakim)
29. Aku berwasiat kepadamu agar bertakwa kepada Allah 'Azza wajalla, agar mendengar, taat dan patuh meskipun pemimpinmu seorang budak. Barangsiapa hidup panjang umur dari kamu maka dia akan melihat banyak silang-sengketa. Berpeganglah kepada sunnahku dan sunnah-sunnah khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk dan hidayah (sesudahku). Gigitlah kuat-kuat dengan gigi gerahammu. Waspadalah terhadap ciptaan persoalan-persoalan baru. Sesungguhnya tiap bid'ah mengandung kesesatan. (HR. Tirmidzi)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
Dari Abu Muhammad Abdulloh bin Amr bin Al-Ash rodhiallohu ‘anhuma beliau berkata: Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa” (hadits hasan sahih yang kami riwayatkan dari Kitabul Hujjah dengan sanad yang sahih)
Penjelasan:
Hadits ini adalah hadits yang terkenal dan hadits ini terdapat dalam Kitab At-Tauhid. Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa”. Hadits ini berderajat hasan sebagaimana yang dihasankan Imam Nawawi di sini. Bahkan beliau berkata ini adalah hadits yang hasan shahih.
Hadits ini dikatakan sebagai hadits hasan karena hadits ini sesuai dengan makna ayat Al Quran yaitu: Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (QS An Nisaa: 65)
Menganggap sebuah hadits memiliki derajat hasan karena memiliki makna yang sesuai dengan ayat Al Quran adalah mazhab yang dianut oleh banyak ulama terdahulu seperti Ibnu Jarir Ath Thobari dan sebagian ulama dan imam ahli hadits.
Perkataan nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam pada hadits ini: “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa” memiliki makna bahwa keimanan yang sempurna tidak akan terwujud sampai hawa nafsu dan harapan seseorang mengikuti apa yang dibawa oleh Al Musthofa (nabi Muhammad) shalallahu ‘alaihi wa salam. Hal ini juga bermakna bahwa seseorang wajib mendahulukan kehendak Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam dibandingkan dengan kehendaknya serta mendahulukan syariat Rosululloh shalallahu ‘alaihi sallam dari pada hawa nafsunya. Jika terdapat pertentangan antara harapannya dengan sunnah, maka dia akan mendahulukan sunnah. Hal ini telah dijelaskan pada banyak ayat Al Quran dan hadits, seperti firman Alloh jalla wa ‘ala:
Katakanlah: “Jika bapak-bapak , anak-anak , saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” (QS At Taubah: 24)
Maka seseorang wajib untuk lebih mencintai Alloh dan Rosul-Nya dibandingkan selain keduanya. Jika seseorang sudah berbuat demikian, maka hawa nafsunya sudah mengikuti apa yang dibawa oleh Al Musthofa shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Maka makna perkataan Rosululloh shalalahu ‘alaihi wa sallam: “Tidak beriman salah seorang di antara kalian” adalah meniadakan kesempurnaan keimanan yang wajib. Makna ini adalah makna zhohir yang sesuai dengan kaidah yang telah kita pelajari sebelumnya. Pembicaraan tentang hal ini secara lebih lengkap terdapat dalam penjelasan Kitab At Tauhid.
Diterjemahkan dari Penjelasan Hadits Arba’in No. 41 Oleh: Abu Fatah Amrulloh
Murojaah: Ustadz Abu Ukasyah Aris Munandar
Monday, 22 September 2008
Surat Sayang Dari ALLAH SWT
AKU memandangmu dan berharap engkau akan
berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapat KU atau
bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam
hidupmu hari ini atau kemarin……
Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja …….
AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap,
AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU,
tetapi engkau terlalu sibuk ………
Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu.
AKU berfikir engkau akan berbicara kepada KU tetapi engkau berlari ke telephone
dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.
AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja
Dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari
Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepada KU.
Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling,
mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepada KU,
itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.
Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu
Dan melihat beberapa temanmu berbicara
Dan menyebut nama KU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang AKU berikan,
Tetapi engkau tidak melakukannya …….
masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepada KU,
meskipun saat engkau pulang kerumah kelihatannya seakan - akan banyak hal yang harus kau kerjakan.
Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan
banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya
menikmati acara yg ditampilkan.
Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU ………
Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu,
kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun namaKU, kau sebut.
Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu.
AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.
AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain.
AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, do’a, pikiran atau syukur dari hatimu.
Keesokan harinya …… engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti
dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk
menyapaKU …….Tapi yang KU tunggu …….. tak kunjung tiba …… tak juga kau menyapaKU.
Subuh …….. Dzuhur ……. Ashyar ……….Magrib ……… Isya dan Subuh kembali,
kau masih mengacuhkan AKU…..tak ada sepatah kata, tak ada seucap do’a,
dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU………
Apa salahKU padamu …… wahai UmmatKU?????
Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan, harta yang KU
relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang KU rahmatkan, apakah
hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKU …………!!!!!!!
Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu saat
engkau akan menyapa KU, memohon perlindungan KU, bersujud menghadap KU
…… Yang selalu menyertaimu setiap saat ……..
Semoga Bermanfaat Buat Semua
Sering kali Aq berkata, ketika orang memuji milik Q, bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobil Q hanya titipan Nya,
bahwa rumah Q hanya titipan Nya,
bahwa harta Q hanya titipan Nya,
bahwa putra Q hanya titipan Nya,
tetapi,
mengapa Aq tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan pada Q ?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada Q ?
Dan kalau bukan milik Q, apa yang harus Q lakukan untuk milik Nya ini ?
Adakah Aq memiliki hak atas sesuatu yang bukan milik Q ?
Mengapa hati Q justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, Q sebut itu sebagai musibah,
Qsebut itu sebagai ujian, Q sebut itu sebagai petaka,
Q sebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.
Ketika Aq berdoa,
Q minta titipan yang cocok dengan hawa nafsu Q
Aq ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil, lebih banyak rumah, lebih banyak popularitas,
dan Q tolak sakit, Q tolak kemiskinan,
Seolah semua "derita" adalah hukuman bagi Q.
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dari Q, dan Nikmat dunia kerap menghampiri Q.
Q perlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Q minta Dia membalas "perlakuan baik Q", dan menolak keputusanNya yang
tak sesuai keinginan Q,
Ya ALLAH, padahal tiap hari Q ucapkan, hidup dan mati Q hanyalah untuk beribadah...
"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"
Nabi IDRIS dan Pedoman Hidup
Nabi Idris a.s adalah keturunan keenam Nabi Adam, putera dari Yazid bin Mihla'iel bin Qoinan bin Anusy bin Syith bin Adam a.s dan dia adalah keturunan pertama yang dikurniakan kenabian setelah Adam dan Syith.
Nabi Idris a.s mengikut sementara riwayat bermukim di Mesir, di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadah menyembah Allah serta memberi beberapa pedoman hidup bagi pengikut-pengikut agar menyelamatkan diri dari siksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup sampai berusia 82 tahun.
Di antara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah :-
- 1. Kesabaran yang disertai iman kepada Allah memebawa kemenangan.
- 2. Orang yang bahagia adalah orang yang merendah diri dan mengharapkan syafaat dari Tuhannya dengan amal-amal solehnya.
- 3. Bila kamu memohon sesuatu daripada Allah dan berdoa, maka ikhlaskanlah niatmu. Demikian pula puasa dan sembahnyangmu.
- 4. Janganlah bersumpah dengan keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntut sumpah dari orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
- 5. Bertaatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.
- 6. Janganlah mengiri orang yang mujur nasibnya kerana mereka tidak akan banyak dan lama menikmati kemujuran nasibnya.
- 7. Barangsiapa melampaui kesederhanaan, tidak suatupun akan memuaskannya.
- 8. Tanpa membahagi-bahagikan nikmat yang diperolehi, seseorang tidak dapat bersyukur kepada Allah atau nikmat-nikmat yang diperolehinya itu.
RENUNGAN Indahnya malam pertama kita
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa
justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
"Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka....
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok Kita....
Itulah jasad Kita waktu itu
"Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ....jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita...
Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...
"Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan
"Dan akhirnya.... . Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....
Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan... ..
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...
"Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga...
Tapi....tapi .....
sudah pantaskah sikap kita selama ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga....
"Sudah siapkan andah to mrnjalani PESTA RENUNGAN ini "
Percakapan Nabi MUSA. AS Dengan TUHAN
Musa A.S: Oh Tuhan, ajarilah kami sesuatu yang dapat kami pakai untuk berzikir dan berdo'a kepada Engkau.
Tuhan: Ucapkan, Laa Ilaaha Illlallaah ha Musa.
Musa A.S: Oh Tuhan, semua hamba-Mu telah mengucapkan kalimat itu.
Tuhan: Hai Musa, andaikan langit yang tujuh berserta seluruh penghuninya selain Aku, dan bumi yang tujuh ditimbang dengan Laa Ilaaha Illallaah, nescaya masih berat Laa Ilaaha Illallaah.
Kata Hikmah :
1. Kisah ini diambil dari hadis Nabi S.A.W yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban dan Imam Al-Hakim dari Abi Sa'id Al-Khud riyyi r.a.
2. Nilai Laa Ilaaha Illallaah lebih hebat daripada langit, bumi dan seluruh penghuninya.
3. Langit itu berpenghuni.
4. Bumi itu tujuh lapis sebagaimana langit.
5. Seutama-utama zikir adalah Laa Ilaaha Illallaah.
12 Nasehat Bijak ISLAM
3. Mulailah bicara yg baik, jujur, dan benar.
4. Jadilah orang yg suka membantu orang lain dalam hal yg positip.
5. Jadilah orang yg sungguh2 dlm segala hal, karena tdk ada orang yg berhasil tanpa sungguh2.
6. Biasakanlah bersedekah, sebagai tabungan nanti di Akhirat.
7. Jangan pernah bosan unt belajar dan berdoa.
8. Jangan pernah putus asa dlm suatu kegagalan.
9. Perbanyaklah Istighfar dan bersyukur kpd Allah SWT, walaupun nikmat kita sedikit.
10 Untuk masalah Duniawi, lihatlah orang2 yg berada dibawah kita, dan unt maslah Akhirat, lihatlah orang2 yg amalnya jauh diatas kita.
11 Kewajibanmu lebih banyak dari waktumu.
12 Mulailah menjiwai Shalatmu, sudah benarkah ucapanmu, baikkah tingkah lakumu, Mulai hari ini berpikirlah bahwa Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu, bersabarlah, bertaubatlah,
MAUT pasti menjemputmu.
Wednesday, 20 August 2008
Abadikan Diri Qu Dalam Hatimu, bukan Pandanganmu
Bila hanya untuk Kau Tinggal
Kau Hancurkan Aq
Haruskah Aq memilih untuk mencinta ????
Biar Tak Ada Rasa Salah,
Rasa benci Di Hati
Jangan Sakiti Aq Lagi bila Tak Suka
Dan Jangan Dustai Lagi Bila Tak Cinta
Aq bisa Terima Bila Ternyata Kau Jauh
Mungkin Diriqu Hanya Bisa Berharap, Bermimpi
Walau Kau Anggap Aq Bukan Segalanya
Qu Bukan Milik MU
Kau Jauh ....
Kau Jauh ....
Cinta Diatas Cinta
Dalam senyapnya malam
Dalam gundahnya hati
Aku mencari makna
Sebuah cinta yang hakiki
Dalam raga terlena
Resah hampanya jiwa
Akhirnya temukan
Satu cinta di atas cinta
Kadang cinta bahagia
Kadang cinta jadi menderita
Kadang lupa segala-galanya
Karena itu kembali padaNya
Cinta kawan yang tak sepadan
Cinta guru yang tak berujung
Cinta ibu bapak tak berbalas
Diberikan sepanjang jalan
Cinta Rosul bagaikan air
Mengalir kepada umatnya
Cinta Alloh sebuah misteri
Bagi setiap hamba-hambaNya
Fitrah manusia mencintai dicintai
Setiap insan mengalami tentang rasa cinta
Thursday, 24 July 2008
Kecantikan Lelaki & Kegagahan Wanita
2. Lelaki yang sedia menerima segala teguran
3. Lelaki yang memberi Madu setelah menerima racun
4. Lelaki yang tenang dan lapang dada
5. Lelaki yang baik sangka
6. Lelaki yang tiada pernah putus asa.
Kegagahan seorang Wanita bukan kepada Pejal otot badan tetapi kekuatan perasaannya. Kegagahan Wanita berdiri diatas teguh iman. Seluruh kegagahan yang ada pada Khadijah adalah kegagahan yang sempurna seorang wanita. Wanita yang gagah adalah :
1. Wanita yang tahan menerima sebuah kehilangan
2. Wanita yang tidak takut pada kemiskinan
3. Wanita yang tabah menanggung kerinduan setelah ditinggalkan
4. Wanita yang tidak meminta-minta agar dipenuhi segala keinginan
Terima Kasih Qu
Sebagai wujud trima kasihqu kepada-MU
Tanpa lelah kau berjuang membesarkan Qu
Slalu berikan yang terbaik untuk Qu
Mama .....
Izinkanlah Qu cium tangan-MU
Dan Qu bersujud di pangkuan-MU
Temukan Kedamaian di hangat peluk-MU
Didalam hati, Qu yakin dan percaya
Ada kekuatan Doa yang engkau titipkan
Lewat ALLAH ... membuat Qu semangat
Bila diri ini Rapuh dan tiada berdaya
Ada Surga ditelapak kaki-MU
Betapa besar arti diri-MU
Betapa besar kasih sayang-MU
Yang Qu minum Ditiap tetes ASI-MU
Mama .....
Bukalah Pintu Maaf-MU
Saat Qu lukai hati-MU
Ada Surga di telapak kaki-MU
Lambangkan mulianya diri-MU
Mama ....
Izinkan Aq pergi ...
Hanya lewat Restu-MU
Kan terbuka pintu buat Qu ke Surga
Mama ...
Kasih sayangmu begitu tulus
Kau cahaya dalam hidup Qu
Tiada seorangpun yang dapat menggantikan-MU
Mama ...
Terimakasih Tuk semua kasih sayang-MU
Aq sayang Mama
Sayang Ma .....
Misteri Cinta Qu
Perih Meringis Hati
Menahan sgala rasa cinta ini pada-NYA
Menahan sgala asa ini hanya untuk-NYA
Tanpa DIA pernah tahu
Aq menyayanginya sepenuh hati
Aq mengasihinya sepenuh jiwa
Tulus dan tiada bertepi
Putih seputih salju
Biru sebiru langit
Mungkin KAU tiada pernah tahu
Betapa semua ini teramat berat Q lalui
Mengejar sesuatu yang tak pasti
Mengejar cinta-MU di dunia maya
Dunia tanpa batas
Hingga akhirnya ...
Terpuruk Qu dalam mimpi semu
Terjatuh Qu dalam dinding Fatamorgana
Namun ... Aq menyadari
Sejauh apapun Qu coba berlari
Aq takkan sanggup membuang Cinta ini
Aq tak sanggup memupuskan rasa ini
Aq tak sanggup kehilangan bahagia ini
Biarlah semua tersimpan indah di kalbu
Biarlah semua terukir dalam kebisuan
Biarlah semua ini tetap seperti ini
Biarlah Cinta ini tulus tanpa berpamrih
Karena Qu hanya mencintai-MU
Ego Qu
Aq disini Berharap ..
Disatu Sisi Aq merasa Jenuh
Tak pernah merasa cukup
Tak Kuasa Qu menahan amarah
Memikirkan Diri Q sendiri
Hanya ego yang ada dalam diri
Qu Selalu Merenung
Harap Q ...
Engkau hadir saat ini
Saat Q sedih ... Q butuh dirimu
Maafkan Aq
Karena engkau adalah Kuat Qu
Yang selalu ada di setiap Waktu
Saat suka dan duka Qu
Tuesday, 22 July 2008
Seteguk Nafsu
Jangan kau tinggalkan Aq
Sudilah Kau lepaskan Aq dari pelukanya
Tuhan, tolonglah! "
Risau jiwa Q menenggak seteguk anggur
di malam yang sunyi
Tumpah mahkota pujaan hati
Perciknya membungkus kalbu
Darah mendadak hitam
Hilang rupa, hadirlah sendu
Ingin saja Q sumpal mulut Q
biar Q mati lapar dahaga
dari pada hidup merawat dosa.
Keranda Emas
ber sabar lah .... ber tahan lah
tak lama
(Q dengar suara itu semalam)
bukan ini kerandamu
ini milik orang
keranda ini rapuh dan berlubang
kau akan Q jemput
atas segala derita ... segala air mata dan darah
kau akan Q jemput
tapi bukan dengan keranda ini
keranda emas
dengan itu lah kau akan sampai kemari
dan maaf kan atas segala uji
dan coba yang Q berikan
setiap sayatan akan Q bayar
setiap teriakan akan Q ganti
setiap tangis akan Q lunasi
Aq pemilik segala
jangan bersedih lagi
kau sudah pulang anak Q
kau aman bersama Q ..
tak perlu lagi kau lihat
wajah wajah gelap itu
maka peluklah Aq
Thursday, 10 July 2008
Kekasih Hati
Kasih...
Kau bernaung di hati Q
Merasuki hingga jiwa dan raga ini
Kasih...
Kau bangkitkan lagi semangat hidup Q
Dengan rasa cinta yang kau tumpahkan pada Q
Kasih...
Setiap sepi yang Q dapatkan
Selalu ada kamu untuk merobek sepi Q
Kasih...
Kau anugerah terindah
Yang pernah Q dapatkan
Yang selalu ada untuk diri Q
NERACA
Belajarlah pada hitam
Kau akan tahu putih
Belajarlah pada malam
Kau akan tahu siang
Belajarlah pada benci
Kau akan mengerti cinta
Belajarlah pada duka
Kau akan mengerti suka
Belajarlah pada serakah
Kau akan mengenal memberi
Belajarlah pada derita
Kau akan mengenal bahagia
Belajarlah pada nista
Kau akan tahu mulia
Belajarlah pada marah
Kau akan mengerti sabar
Belajarlah pada setan
Kau akan mengenal malaikat
Belajarlah pada buruk
Kau akan tahu bagus
Belajarlah pada panas
Kau akan mengerti dingin
Belajarlah pada hampa
Kau akan mengerti isi
Belajarlah pada miskin
Kau akan tahu kaya
Belajarlah pada penindasan
Kau akan mengerti melawan
Belajarlah pada kiri
Kau akan mengenal kanan
Belajarlah pada sakit
Kau akan tahu sehat
Belajarlah pada kematian
Kau akan mengerti kehidupan
Belajarlah pada AQ
Kau akan mengenal kamu
Belajarlah pada semesta
Kau akan mengenal TUHAN
Tuesday, 24 June 2008
Rahasia Surah Yassin Ayat 58
>> 1) YA-ALLAH YA-RAHIM, Ampunkan dosa-dosaQ dan saudara-maraQ
>> 2) YA-ALLAH YA-RAHMAN, Kurniakan Aq isteri,suami,anak-anak yang soleh dan mencintai islam
>> 3) YA-ALLAH YA-RAZZAK, Kurniakan Aq rezeki yang berkat,kerja yang baik & berjaya didunia & akhirat.
>> 4) YA-ALLAH YA-JABBAR, Makbulkan hajat penghantar maklumat yang Aq dapat ini
>> 5) YA-ALLAH YA-MUTAQABBIR, Jauhkan Aq dari sifat khianat dan munafiq & miskin
>> 6) YA-ALLAH YA-WADUUD, Kurniakan Aq & seluruh umat muhammad yg beriman kesihatan zahir batin
>> 7) YA-ALLAH YA-ZALJALA LIWAL IKRAM, Makbulkanlah semua hajatQ & redhailah Aq Aminn
Sampaikan dakwah ini kepada sahabat anda atau orang lain dan tiada kerugian bahkan digalakkan. Ikhlaskanlah hatimu menyampaikan dakwah ini kerana Allah SWT.
I Love You

Mama
Semenjak di dalam buaianmu
Aq merasa bahwa hidup begitu menyenangkan
Senyumanmu selalu mengembang
Menunjukkan kasih sayang yang tak pernah lekang dimakan waktu
Engkau menjadi penumbuh inspirasi Q
Menghibur Q dikala duka mendatangi Q
Memberi Q semangat kala Aq mulai putus asa
Tanpa takut lelah merambahi tubuh tuamu
Tanpa ada gundah terlukis di hatimu
Mama
Semenjak di dalam buaianmu
Aq merasakan syahdunya kasih sayangmu
Belaian indah dari setiap jemarimu
Menumbuhkan kasih baru dalam hati Q
Jiwa Q nyaman bersamamu
Mama
Aq ingat setiap kumpulan kata yang terucap dari bibir tuamu
Nasehat-nasehat yang berisi ilmu
Memandu Q dalam langkah kedewasaan
Kadang kau juga menyanjung Q
Sehingga angan Q melambung karena bahagia
Kau senang melihat senyum Q saat itu
Dan bersama kita saling merengkuh bahagia
meski
Terkadang amarahmu membuat Q takut
Membuat hati Q pilu dan mata Q sembab
Aq tahu perasaanmu juga seperti Q
Bukankah sedih Q juga sedihmu
Tapi semua itu hanyalah bumbu
Dari setiap pengajaranmu
Mama ....
Aq merindumu
Disetiap kata yang Q rangkum dalam kalimat Q
Q tuangkan sebaris rindu untukmu
Meski kau tak pernah membaca tulisan Q
Namun Q yakin
Perasaanmu sudah memahami semuanya
Bukankah hati Q adalah hatimu
Maka tak kan pernah bisa
Aq mengingkari sayangmu
Karena kaulah
Aq hidup
I love you
Mama
Monday, 23 June 2008
Inikah aku?
hanya sekedar untuk bernafas .. Menghirup udara ketenangan ..
Sudah lama Aq berada dalam metafisis tubuh yang menjenuhkan
Bejiba Q dengan realita yang menjemukan
Menyatu menyublim, mengikrar hingga membuang Q pada sebuah sudut sendi yang terbuang
Hhh .. hembusan oksigen Q buang dari mulut Q
ingin rasanya Aq berjingkrak menemui asmaradana dalam lubuk Q
Sekedar menghempaskan luruh yang Q rasa
Ingin rasanya Q genggam sapu rindu yang lama terpendam
Namun hilang waktu rasa membuat Q lupa
Manusia hanyalah manusia belaka
Dilenakan, di ninabobokan hingga lupa siapa dirinya
Waktu mengganggur, waktu mengamuk hingga ke sendi darah yang terumbar
Inikah Aq ?
Sengsara diri pada kesepian yang panjang.

