Friday, 16 May 2008

Titik Jenuh

Jenuh...
Q jenuh tuk hadapi dunia ini
Q jenuh tuk selalu gunakan kepalsuan
Keramahtamahan yang kian dirasaKian tiada berarti
Hanyalah meletihkan jiwa raga ini

Q tersenyum, tertawa
Namun hati ini senantiasa hambar
Q bersedih, menangis
Namun hati ini senantiasa datar

Q luapkan emosi ini seluas-luasnya
Namun hati ini kembali menyisakan kejenuhan
Q lakukan itu semua
Hanya tuk bahagiakan diri mereka
Sungguh hanya untuk mereka

Mereka yang katanya membutuhkan Q
Mereka yang katanya menginginkan Q
Mereka yang katanya menyayangi Q
Namun Segalanya tetaplah sama

Aq akan menjadi yang terkekang
Dan mereka yang akan tersenyum
Aq akan tetap menjadi korban
Dan merekalah yamg akan tertawa

Aq akan kembali ke dalam pusat segala kejenuhan
Entah untuk apa Q terdiam
Di antara mereka yang menatap tajam
Entah untuk apa Q tertawa
Di antara mereka yang mengemis

Entah untuk apa Q bersedih
Di antara mereka yang serakah
Apakah lebih baik jika Q dalam kesendirian ?
Agar tak lagi berada dalam kepalsuan ?
Agar tak lagi berada di tengah segala kemunafikkan ?

Tak lagi tersakiti oleh mereka
Dan setidaknya terhindar dari kejenuhan

Haruskah?

No comments: